Perkembangan lingkungan strategis global telah mengalami transformasi yang sangat cepat dan kompleks. Konflik tidak lagi terbatas pada medan tempur konvensional, tetapi telah bergeser ke ranah yang lebih luas dan tidak kasat mata, seperti dunia siber, kecerdasan buatan (AI), hingga ruang angkasa. Dalam konteks ini, konsep Proxy War mengalami evolusi signifikan menjadi apa yang kini dapat disebut sebagai Proxy War 5.0—sebuah bentuk perang modern yang melibatkan aktor negara dan non-negara melalui berbagai domain secara simultan.
Buku ini hadir sebagai upaya untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai perubahan paradigma peperangan tersebut. Dengan mengintegrasikan perspektif geopolitik, teknologi, dan strategi pertahanan, buku ini mengulas bagaimana konflik masa kini berlangsung melalui cyber warfare, penggunaan drone, manipulasi informasi, hingga dominasi orbit luar angkasa.
Lebih dari sekadar kajian teoritis, buku ini juga menawarkan analisis strategis yang relevan bagi pengambil kebijakan, akademisi, serta praktisi pertahanan dalam menghadapi dinamika ancaman masa depan. Diharapkan, karya ini dapat menjadi referensi penting dalam merancang strategi nasional yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kedaulatan di era digital dan multidomain.
Akhir kata, semoga buku ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkaya khazanah ilmu pertahanan dan strategi global.